Keluarga Besar Alumni Tri Sakti Bangkit Mendukung Jokowi-Ma’ruf

0
46

Paperjakarta.co.id,Jakarta Capres 01 Jokowi-Ma’ruf Amin semakin mendapa dukungan dari beberapa komunitas warga masyarakat. Salah satunya Keluarga Besar Trisakti (KBT).

Media Paperjakarta sempat berbincang – bincang bersama para pendiri KBT, terkait apa itu KBT, Tohap Silaban mengatakan KBT ini lahir baru setelah acara kemarin kumpul alumi Trisakti Deklarasi Alumni Trisakti di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Sabtu (9/2/2019) , kami punya visidan tujuan sama” kataTohap silaban angkatan 92 didampingi oleh, Tito Coki angkatan 2005 .

Alsan kenapa kita pilih jokowi karena contoh kongrit seperti di papua.Saya banyak melihat langsung karena saya adalah konsultan”, lanjut Tohap.

Selama ini kita sudah mempunyai ikatan alumin Trisakti dan karena kita ingin kerja lebih kongkrit lagi,
Kami sendiri didukung oleh alumi kami mulai dari angkatan 66 sampai angkatan 2000 an.

Menurutnya definisasi Trisaksi yg di buat oleh presiden Soekarno emang tujuannya ke atas kepada Tuhan yang Maha Esa dan kita horizontal kepada masyarakat diseluruh indonesia.

Kami juga mendukung keluarga besar Trisakti harus tampil mendukung pembangunan untuk menuju indonesia maju.

Untuk ke depannya kami ingin polri dan TNI harus netral dalam pemilihan presiden”, kata Tohap.

Saya pribadi telah membuat UKM peternakan ayam dan bebek di Kabupaten Tegal dan Koperasi syariah.

Minggu depan Kami akan terjun lagi ke masyarakat dengan kegiatan sunatan masal dan pengobatan gratis.

Kami mempunyai beberapa konsep yang bisa saya tuangkan kepada keluarga besar Trisaksti dan langka2 kongkrit yang akan kita lakukan pada minggu depan seperti pembuatan akte kelahiran, karena selama ini masih banyak masyarakat yang kurang memahami bagaimana mengurus akte kelahiran”,terang Tohap.

Sementara di tempat yang sama Joshua Alumni Angkatan 1995 menambahkan, Kita hadir karena ada beban sejarah yang harus diperjuangkan, Karena saya ingin cerita sejarah Trisakti bukan hanya cerita sejarah dari Menara Gading karena sisi lapangannya kami mempunyai peran penting dalam secara umum pelaku sejarah penting”ucap Joshua.

Joshua Napitupulu menambahkan Kami hadir karena panggilan sejarah dan ini akan kami sampai kepada generasi ZĀ atau para supporter yang tidak memahami kenapa kami harus berhadapan langsung dengan Prabowo yang merupakan protopolio dari order baru.

Untuk itulah kami bertugas hadir kedepan akan masuk ke kampung-kampung untuk menjelaskan, kenapa tahun 1998 ada tragedi berdarah Trisakti pada waktu itu didalamnya ada simbol kampus dan elemen-elemen masyarakat dan KBT meliput semua lapisan Alumni Karyawan sampai Mahasiswa dan KBT akan bertugas menjaga NKRI”.pungkas Joshua Napitupulu.

(Ddn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here