PENTAS BUDAYA SULAWESI TENGAH DAN PAMERAN INDUSTRI KERAJINAN TENUN BATIK

0
71


Paperjakarta.co.id, Jakarta – Seni Budaya Sulawesi Tengah Kabupaten Banggai akan di tampilkan malam ini di TMII Anjungan Sulawesi Tengah,Sabtu (15/12).
Ada beberapa tarian dan kerajinan khas Kabupaten Banggai seperti tenun batik Nambo.

Dra.Sri Indraningsih Lalusu saat ditemui awak media mengatakan, acara ini akan mengenalkan tenun batik Nambo. Tenun Nambo mempunyai beberapa motif di antaranya Manuk Maleo (burung khas Banggai), cardinal fish, pasula,dan tampok.
Motif tenun Nambo kental dengan nuansa pesisir yang merupakan wilayah Kabupaten Banggai”,ujar Hj.Sri.

Acara malam nanti akan dihadiri 56 negara dan sekarang sudah konfirmasi 26 orang.
Sebagai penggagas event ini kebijakan anggaran saya sebagai Anggota DPRD menganggarkan event ini yang sudah 15 tahun belum ada paket khusus seperti ini yang ada hanya umum.
Banggai bangkit kembali mempromosikan hasil tenun Nambo”, kata Hj.Sri yang juga Pengurus PDIP Sulteng.

Sebagai Ketua Kaukus Parlemen Perempuan dan sebagai Anggota DPR Komisi 1 Propinsi Sulawesi Tengah kali ini saya tidak menjual seni dan budaya tetapi kita mempromosikan yang namanya hasil produk produk unggulan kita ,kreatifitas di tiga kabupaten ini dan semuanya memakai komuniti – komuniti unggulan kita tidak diimport,kata Dra. HJ. Sri Indraningsih.

Hj. Indra Ningsih menambahkan ,kenapa kita menggunakan tiga kabupaten ini karena memiliki spesifikasi dimana hampir terbesar dikelilingi oleh laut dan yang kedua memiliki sumber daya alam yang indah dan sepanjang ke tiga pulau ini yang memiliki hasil komuniti yang luar biasa yang hasilnya kita lihat disini kita promosikan dan tidak ada produk import seperti tenun nambo yang kita import hanya benangnya saja untuk pewarnaan kita menggunakan pewarnaan alami dan juga sintentis,jelas Hj. SriIndraningsih

Berharap kedepannya setiap tahun harus membuar kegiatan seperti ini tidak hanya dari aspirasi DPR tetapi ada inspirasi lainnya terutama dari pemerintah daerah bersama sama kami membuat event yang lebih besar lebih menggong dimana sulawesi tengah tetap harus diketahui orang bahwa Sulawesi Tengah harus tetap memiliki seni budaya yang kuat dan produk produk Hasil komuditi daerah,”harap Hj.Sri Indraningsih

Sementara di tempat yang samaa Kepala Dinas pariwisata I Nyoman Sariadijaya menambahkan promosi wisata,saat ini kami di backup oleh anggota komisi 1 DPRD Sulawesi Tengah sekaligus ketua Kaukus Perempuan Parlemen dengan tujuan untuk mempromosikan wisata yang tidak berdampak gempa kemarin,disulawesi tengah terdiri dari 12 kabupaten dan satu kota yang berdampak langsung adalah donggala ,sogi dan kota palu sekitar 15 persen yang ada destinasi yang ada di wilayah sulawesi Tengah jangan terkesan takut untuk datang ke sulawesi tengah,”ucap I Nyoman

“Kegiatan ini adalah merupakan rangkaian kegiatan pesona budaya Banggai, Banggai kepulauan dan Banggai Laut sebagai pintu gerbang masuknya wisatawan Sulawesi Tengah yang diluar dari dampak bencana alam gempa bumi dan sunami.

Sulawesi Tengah banyak tempat wisata yang menjanjikan seperi air terjun saode,pulau dua dan sungai sungai yang indah dan juga banyak satwa endemik seperti gagak hitam dan juga kelelawar putih yang ada satu satunya yang ada di dunia seperti yg dikatakan wisatawan dunia,”kata I Nyoman

Dengan adanya acara ini bisa dilirik oleh dunia dan para wisatawan akan lebih banyak lagi yg mengunjungi Sulawesi Tengah dan juga kami sangat mengharapkan dari Asosiasi asosiasi para pelaku seni budaya Sulawesi Tengah yang ada paguyuban-paguyuban yang juga mengisi keterwakilan dari sisi pembiayaannya, perwakilan paguyuban paguyuban daerah sulawesi tengah yang ada di jakarta mudah mudahan kedepan bisa membantu untuk setiap kegiatan untuk menuju Sulawesi yang lebih baik,”pugkas I Nyoman.

(Ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here