Wartawan Bukan Antek Penghancur NKRI

0
49

Paperjakarta.co.id,Jakarta – Puluhan wartawan yang mengatas namakan Aliansi Jurnalis NKRI menggelar aksi demo di depan Kantor Dewan Pers Jl.Kebon Sirih Jakarta Pusat, Jumat (7/12/2018).
Dalam aksinya menuntut Prabowo segera mencabut pernyataan yang menghina, merendahkan profesi jurnalis sebagai antek penghancur NKRI. Menghina Jurnalis Menghina Rakyat.
Rivai Lamahoda Koordinator aksi Aliansi Jurnalis NKRI mengatakan “mengkritik profesi jurnalis iru boleh saja dan sah dalam era demokrasi, namun sebagai negara demokrasi yang berdasarkan hukum maka setiap kritik dan koreksi punya mekanisme dan jalur yang harus di tempuh”, kata Rivai di depan Kantor Dewan Pers .

“Sebagai politisi seperti Prabowo Subianto tentu tahu persis soal ini. Profesi Jurnalis dilindungi oleh UU tentang Pers. Dalam UU ini diatur koreksi terhadap pemberitaan adalah dengan mekanisme hak jawab yang di fasilitasi dewan pers dan apabila tidak menemui kata sepakat maka boleh mengajukan gugatan pidana pengadilan jika merasa di rugikan,” lanjut Rivai.

Pernyataan Prabowo pada Rabu (05/12/2018) yang menuduh “Jurnalis sebagai antek orang yang mau menghancurkan NKRI” dan pernyataan untuk tidak lagi menghormati jurnalis adalah pernyataan yang sangat tendensius, menebar ujaran kebencian, mengadu domba dan menghina profesi jurnalis.
Prabowo harus diingatkan bahwa pers adalah pilar demokrasi keempat setelah eksekutif,legislatif dan yudikatif dalam kehidupan bernegara sehingga pernyataan Prabowo sangat menyinggung perasaan jurnalis bahkan melecehkan profesi jurnalis,” ujar Rivai.

Aliansi Jurnalis NKRI mengajak dan menyerukan kepada seluruh jurnalis se-Indonesia untuk memboikot seluruh pemberitaan tentang Prabowo Subianto,” pungkas Rivai.

(Sy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here