PT.SayanaTidak Bisa Memenuhi Keinginan Warga Sejumlah 71,7 Milyar

0
13

Paperjakarta.co.id,Jakarta – Sayana Integra Properti sebagai perusahaan pembangunan Apertemen Sakura yang beralamat di Jl.Binawarga No.88 Cipayung Jakarta Timur.
Terkait aksi demo warga RW.06 yang berdomisili sekitar pembangunan Apertemen Sakura tersebut beberapa awak media mengunjungi Humas PT.Sayana Integra Properti di lokasi pembangunan Apertemen Sakura Jl. Binawarga Cipayung Jakarta Timur,pada Senin sore (26/11).
Pak Asep sebagai Korlap dan Humas PT.Sayana Integra Properti menyambut awak media dengan simpatik, terbuka dan kekeluargaan.

Saat awak media mulai menanyakan aksi demo kemarin sabtu tgl 24, pak Asep mengatakan warga menganggap pihak pengelola belum ada sosialisasi,padahal pihak pegelola sudah sosialisasi mengundang pihak RT/RW dan pihak Kelurahan dan pihak RT membawa tokoh masyarakat saat pertemuan itu”, ujar Asep

Asep menjelaskan secara rinci, untuk mendengarkan aspirasi para warga kita sudah berkumpul lagi di depan proyek ini dan terakhir pertemuan di kelurahan Cipayung, Warga tela membentuk peguyuban dan membicarakan apa keinginan warga dan apa yang di berikan perusahaan kepada warga. Karena tidak puas dengan jawaban pihak perusahaan akhirnya warga membuat tiem 15 lagi. Tiem 15 ini membuat provosal untuk diajukan ke perusaaan.
Selajutnya Pihak perusahaan ada item yang tidak sanggup di penuhi yaitu penyediaan air bersih untuk setiap rumah yang ada disekitar proyek pembangunan Apertemen”,jelas Asep.

Konpensasi yang warga minta sekitar 71 milyar, kami pihak perusahaan tidak menyanggupi. Pihak perusahaan mengeluarkan surat kepada rumah yang terdampak dan didapati sekitar 40 rumah dan kami pihak perusahaan akan memperbaiki plus memberi 5juta per rumah”,kata Asep

Menurut Asep kemungkinan karena ketidak puasan atas jawaban pihak perusahaan akhirnya terjadi demo lagi tgl24/11, mengatasnamakan Tiem 5 tidak mengatasnamakan RW 06.
Tiem 5 ini tidak pernah ada komunikasi dengan pihak perusahaan, jadi pihak perusahaan jadi tidak mengerti.

Pak Firman salah satu pejabat di perusahaan ini pernah menghubungi salah satu tiem 15 untuk bertemu tapi tidak mau dengan alasan ada beberapa warga yang tidak mau, perusahaan sudah mengadakan 15 kali pertemuan tapi masih dianggap tidak pernah.

“Kami pihak Perusahaan tidak mau ribut dan kami juga tidak mau diintimidasi”,pungkas Asep

(Ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here