POLRES BOGOR TETAPKAN STATUS DPO KEPADA PELAKU PEMBACOKAN WARTAWAN METROPOL

0
106

Paperjakarta.co.id,Bogor- Akhirnya Kapolres Kabupaten Bogor AKBP. Andi M Dicky menaikan status para pelaku pembacokan terhadap salah satu Wartawan Metropol, WD (34) yang juga terdaftar menjadi Anggota pengurus Persatuan Jurnalis Indonesia Demokrasi (PJID) Kabupaten Bogor.

Hal itu disampaikan Kapolres Bogor AKBP. Andi M Dicky kepada Ketua PJID Kabupaten Bogor Walbet Marpaung melalui salah satu Tim Pembelaan dan Advokasinya, Wiri Yutruski ketika melakukan diskusi hukum terkait penanganan dan pengungkapan kasus pembacokan yang berunsur pembunuhan berencana terhadap WD, Jumat(24/8) di Mapolres Kab.Bogor.

“Kami sedang memprosesnya, beri kami waktu untuk tuntaskan sesegera mungkin”,ujarnya.

Saya beri waktu kepada Kasatreskrim saya, sambung Dicky seraya memperkenalkan Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bogor yang baru AKP. Benny Cahyono, paling lambat dua minggu pelaku harus tertangkap.

“Identitas para tersangka sudah di tangan polisi, juga foto-fotonya. Tinggal menunggu waktunya saja, karena mencari dan menangkap orang tidak semudah seperti menangkap ayam. Perlu persiapan dan strategi yang benar-benar matang, mohon agar korban dan keluarganya bersabar ya,” imbuh Kapolres yang terkenal religius dan bersahaja terhadap wartawan itu.

Seperti diketahui bahwa WD, menderita luka parah di beberapa bagian tubuhnya akibat bacokan dan sabetan parang oleh dua orang, dan seorang lagi menunggu di kejauhan di dekat kendaraan bermotor sambil mengawasi situasi.

Adapun kronologi kejadian, sebagaimana dituturkan korban sebagai berikut.

Kejadian pembacokan WD oleh MN alias RN, dan kawan-kawan yang berunsur pembunuhan berencana itu, terjadi sekira pukul 22.00 Wib, Sabtu (4/8). WD bersama tunangannya sebut saja Suci, tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni Area Ruko Lampu Merah Cikaret, Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, di depan sebuah warung untuk makan sate. Sambil duduk-duduk dengan Suci, WD berbincang-bincang dengan dua temannya, Candra dan Nungki.

Sekitar pukul 23.45 Wib, WD bersama Suci ikut mengantarkan Candra dan Nungki ke dalam sebuah cafe yang bersebrangan dengan warung tempat makan sate. Ketika WD dan Suci mengantarkan Candra dan Nungki yang hendak ke dalam cafe, WD dan Suci melihat MN alias RN, dan kawan-kawannya berada duduk di bangku depan cafe. WD tidak berpikiran buruk apapun bakal terjadi terhadap hal yang hampir merenggut nyawanya tersebut.

Pada pukul 00.30, WD mengajak Suci untuk pulang. Ketika berjalan menuju kendaran yang diparkir oleh WD yang tidak jauh dari Cafe, tiba-tiba dari arah belakang WD dibacok oleh MN alias RN bersama adik iparnya, langsung menyerang WD dengan sabetan senjata tajam (sajam). Akibat kejadian itu, WD mengalami luka berat dibagian bahu kanan, pergelangan tangan kanan dan siku tangan kiri.

Usai membacok WD dengan beberapa kali bacokan dan sabetan, namun korban masih terlihat kokoh dan malahan berusaha melawan, dengan secepat kilat, MN bersama adik iparnya berlari menuju seorang pengemudi motor yang sudah menunggu tidak jauh dari TKP.

Pada saat yang bersamaan, Suci berusaha mengejar para tersangka namun tidak terkejar, sedangkan WD dalam keadaan kritis berusaha menyelamatkan diri dan meminta pertolongan ke dalam cafe.

Pada akhirnya Pukul 00.45 Wib, melihat kondisi WD yang hampir tidak sadarkan diri, para pengunjung cafe segera melarikan WD ke RSUD Cibinong sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Di akhir pertemuan dengan Kapolres Kabupaten Bogor AKBP. Andi M Dicky, Wiri mewakili PJID Kabupaten Bogor menyampaikan terima kasih atas kesediaan Kapolres Bogor dan jajarannya menangani kasus yang dikategorikan Urgent tersebut untuk sesegera mungkin dituntaskan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas atensi dan bantuan Pak Kapolres, Kami percaya dan yaķin Pak Kapolres beserta jajarannya dapat menuntaskan kasus ini secepatnya dan Kami akan mengapresiasi langkah-langkah konkret penegakan hukum yang dilakukan Pak Kapolres dan jajarannya ,” . (PJID/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here