Nina Krisnawati, Tiap Dapil Minimal 1 Kursi

0
609

Paperjakarta.co.id,Jakarta – Pengurus Inti  Partai Berkarya Nina Krisnawati, sejak Rapimnas 3 di Solo tgl 10 maret 2018, Hutomo Mandala Putra atau lebih dienal dengan Tommi Soeharto, yaitu putra bungsu dari mantan Presiden Indonesia ke 2 Almarhum Bp H.M. Soeharto itu resmi diangkat menjadi Ketua Umum Partai Berkarya,  setelah itu dibentuklah kepengurusan baru dan jajaran pengurus baru mulai menjalankan fungsinya. Salah satu pengurus yang terpilih menjadi formasi pengurus intinya adalah Ibu Nina Krisnawati.

Awak media dari Paperjakarta.co.id mengikuti perkembangan bu Nina dari mulai beliau masih sebagai Koordinator Wilayah Jawa 2 membawahi Jawa Tengah, Jogja dan Jawa Timur . Sekain  itu beliau juga turut terlibat dalam pembentukan Jateng Berkarya serta Jogja Berkarya.

Saat di hubungi  via telpon, Minggu (19 /8) , Bu Nina mengatakan  banyak dinamika dengan tingkat kesulitannya di masing-2 wilayah. Medannya tidak mudah dan gejolak yang terus terjadi membuat Nina yang kelahiran Jakarta ini dan juga berdomisili di Jakarta sering meninggalkan pekerjaan dan rumah. Namun dengan kegigihannya semua pengorbanan itu ada hasilnya dengan lolosnya wilayah-wilayah binaannya pada Verifikasi Factual lalu, sehingga Partai Berkarya bisa menjadi peserta pemilu 2019.

Sekarang ini, Ibu Nina mendapat tugas menangani wilayah Banten dan juga DKI Jakarta, tugasnya juga tidak mudah namun adanya tanggung jawab kuat darinya dalam membina wilayah-wilayah tersebut, semua dijalani dengan sungguh-sungguh, ketika ditanya, jawabnya sederhana karena itulah komitmen yang memang menjadi tanggung jawab dari masing-2 kodapil.

Ibu Nina berharap kedua wilayah binaannya sekarang ini minimal dapat menyumbang 1 kursi dari masing- masing  dapilnya.
Keikutsertaannya menjadi caleg untuk DPR RI dapil 2 DKI Jakarta lebih kepada ingin mewujudkan visi dan misi yang juga sejalan dengan visi dam misi dari Partai Berkarya. Lolosnya bu Nina menjadi Calon Sementara Legislatif RI dinyatakan dalam pengumuman resmi yang dikeluarkan oleh KPU pertengahan Agustus 2018 untuk Daftar Calon Sementara, namun dikatakannya bahwa ini masih tahap awal nanti akan ada tahapan untuk Daftar Calon tetap (DCT) yang juga dikeluarkan oleh KPU, bila itu lolos maka resmilah menjadi Caleg DPR RI.

Saat ditanya tentang persiapan, bu Nina menjawabnya dijalankan dengan maximal karena memang sudah memiliki strategi yang cukup membuat yakin dapat mengumpulkan suara, selebihnya beliau percaya bahwa semua jalan dan rejeki sudah ada yang mengatur. Bila dimudahkan maka ada jalannya kesana. Jadi intinya persiapan lahir & bathin”, tutup bu Nina.

(Ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here