Yayasan Lima Sila Gelar Diskusi

0
50

PANEL OF EXPERTS, RILIS FILM & id-2i
‘MENUJU REPUBLIK INDONESIA (RI) JAYA-ADIDAYA
DAN TATA-DUNIA BARU YANG ADIL-DAMAI ABAD 21

Paperjakarta.co.id,Jakarta – Yayasan Lima Sila Indonesia (Jakarta) menggelar diskusi melibatkan ahli bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Air (Ekosistem), Iptek dan Industri, Bhinneka Tunggal Ika dan ideologi Negara dari sejumlah nara-sumber Staging-Point.Com dalam forum Panel of Experts (Panel Ahli) dengan tema Menuju Republik Indonesia (RI) Jaya-Adidaya dan Tata-Dunia Baru Yang Adil-Damai Abad 21 yang diselenggarakan pada hari Rabu, 8 Agustus 2018 di Gedung Joeang 45, Jakarta.Panelis topik Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika adalah Bapak Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA (alumnus Columbia University, UIN Syarif Hidayatullah – Jakarta); panelis Strategi SDM Melalui APBN Archipelagic State RI adalah Dr. Willy Arafah, MM, DBA (alumnus SanBeda Graduate School of Business Manila, Universitas Trisakti); panelis Strategi IPTEK & Industri Negara RI Abad 21 ialah Bapak Prof. Drs. Purwo Santoso, MA, Ph.D (alumnus London School of Economics and Political Science, FISIPOL-UGM); dan panelis Sustainable Decision Making – social sustainability, economic sustainability, environmental sustainability – Daya-dukung Ekosistem Negara RI (yang bernilai komersil dan non-komersil) ialah Bapak Prof. Robertus Wahyudi Triweko, Ph.D (Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang Water Resources Planning and Management, Colorado State University, Colorado, USA / Univ. Parahyangan-Bandung).

Keynote speaker ialah Komarudin Watubun, SH, MH, Pemimpin Umum Staging-Point.Com. Acara Panel of Experts disertai pemutaran film animasi/videografis Maluku : Staging Point RI Abad 21 serta rilis Institut Digital Iptek Indonesia (id-2i), program interaktif (knowledge-hub-online) 300 profesor dan doktor (2018) dan 740 profesor dan doktor (2019) dari Negara RI awal abad 21.

Profesor Azyumardi Azra, CBE menyampaikan pilkada serentak 2018 sudah selesai dan lancar , gejolak politik ditahun pilkada 2018 ini meningkat. Masih ada Pileg dan Pilpres 2019 mudah -mudahan juga berlangsung lancar dan damai.

“Saya menolak pandangan pesimis tentang masa depan Indonesia.Memang Indonesia mengalami sejumlah tantangan yang serius yang membuat masa depan Republik ini gloomy. Tapi jangan melupakan sisi-sisi lain Indonesia yang memberikan harapan dan optimisme .Karena itulah pandangan saya adalah sebuah guarded optimism yang terjaga dan berhati – hati”, kata  Arzyumardi.

(Ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here