Pernyataan Sikap Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia

0
94

Paperjakarta.co.id, Jakarta – Perempuan adalah pilar bangsa dan negara. Perempuan tidak saja dapat menggunakan peran yang berhubungan dengan caring yang memanjang masa depan peradaban; tapi juga hampir identik dengan dimensi femininitas yang sangat diperlukan untuk mencapai perkembangan yang optimal, damai dan demokrasi.

Namun, orang yang belum mendapat perhatian dan yang sepatutnya di negeri ini, terutama yang berasal dari lawan jenisnya. Situasi bahkan tampak memburuk kompilasi dan tanpa pasangan. Tidak jarang semua stereotip negatif dilekatkan kepada perempuan oleh para lakilaki, yang mencerminkan masih orang-orang terdekatnya, baik dalam lingkungan kerja, tempat tinggal dan keluarga.

Data lain yang menunjukkan jumlah perempuan tanpa keluarga (PEKKA) terus meningkat. Fenomena peningkatan ini menunjukkan kian gigihnya perempuan tanpa terus berkiprah dan menjalankan tugas-tugas baik sebagai perempuan maupun sebagai orang tua. Tapi ini semua belum dibarengi dengan penghargaan yang layak dari publik. • stereotip-stereotip bernada miring terhadap mereka dan tidak tampak berkurang.

Untuk itu dalam kesempatan Ramadhan, dimana Kepedulian terhadap sesama dan masyarakat menjadi penting dalam Bulan Penuh Berkah ini, maka sekaligus SOKSI ingin melakukan hal-hal lagi perempuan, termasuk Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), adalah pilar masa depan dan dunia. PEKKA perlu mendapat perhatian Pemerintah dan masyarakat agar tidak terus menerus terhinakan dan proses peminggiran. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam bentuk program-program pemberdayaan, tetapi juga bagi masyarakat dan anak-anak, tetapi juga untuk masyarakat yang lebih maju dan bermartabat.

Plt Ketua Soksi “Bobby Suhardiman” membacakan PERNYATAAN SIKAP SENTRA ORGANISASI KARYAWAN SWAMANDIRI INDONESIA (SOKSI):

1. SOKSI Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia, dalah ormas Pendiri Partai GOLKAR yang konsisten dalam KARYA dan KEKARYAAN;

2. SOKSlihat dalam komitmen Pemerintahan joko Widodo] usuf Kalla hingga akhir pemerintahan, dan mendukung] OKOWl- dua periode;

3. Terkait Bom dan Terorisme, SOKSlokong Sikap Pemerintah dalam melakukan tindakan hukum terhadap Pelaku Teror dan Bom-, serta mendorong upaya-upaya masyarakat dan kekerasanisme radikalisme dan terorisme dalam jangka pendek, menengah dan panjang, pendidikan yang komprehensif, penelitian

Bersatu agar tergali akar masalah dan penyelesaiannya serta upayaupaya persuasif, adaptif dan mitigasi menuju lndonesia yang damai, makmur dan sejahtera.

4. Secara khusus dalam momentum Bulan Ramadhan dan Kepedulian terhadap sesama, SOKSI ingin melakukan yang lebih lagi perempuan, termasuk Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), adalah pilar masa depan dan dunia. PEKKA perlu mendapat perhatian Pemerintah dan masyarakat agar tidak terus menerus terhinakan dan proses peminggiran. Hal-hal yang dapat dilakukan dalam bentuk program-program pemberdayaan, yang tidak biasa bagi ke PEKKA dan kaum perempuan, tetapi juga bagi masyarakat yang mampu mencapai kiprah perempuan untuk sungguh-sungguh, untuk Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.

(Ria)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here