AEKI Mengelar Simposium Nasional Untuk Meningkatkan Kualitas Kopi

0
41

Paperjakarta.com – Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) sebagai wadah pelaku ekspor kopi di tanah air, menggelar Simposium Kopi Nasional dan Pelatihan Ekspor kopi 2018.Guna meningkatkan komoditas ekspor kopi ditanah air, bertempat di hotel Red Top Jakarta Pusat ,selaaa
Melalui seminar ini diharapkan pelaku usaha Indonesia akan semakin melakukan inovasi untuk meningkatkan kualitas produk-produknya,” jelas Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Dirjen PEN) Arlinda.

Arlinda mengatakan “Diharapkan para pelaku usaha dapat menindaklanjuti hasil komunikasi yang telah dilakukan selama business matching sehingga mampu memperluas jaringan pemasaran, baik di dalam negeri maupun mancanegara khususnya ke pasar Jepang.

Seminar Klinik Produk Ekspor merupakan kerja sama Kemendag dengan Japan External Trade Organization (JETRO). Seminar ini dilakukan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para pelaku usaha Indonesia dalam meningkatkan kualitas produk yang sesuai dengan selera pasar.

Dalam seminar itu diberikan panduan menentukan strategi pemasaran yang efektif dan prosedur ekspor ke Jepang.

Jepang merupakan salah satu negara tujuan ekspor utama bagi produk-produk Indonesia. BPS mencatat nilai ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang selama lima tahun terakhir (2012-2016) tercatat sebesar USD17,23 miliar pada 2012.

Dari data yang tercatat, tahun 2016 ekspor mengalami penurunan USD13,21 miliar dengan tren penurunan sebesar 7,11%. Sedangkan tahun 2017 nilai ekspor Indonesia mencapai USD14,69 milyar atau meningkat 11,25% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, nilai ekspor furnitur Indonesia mengalami tren negatif 10,77% selama periode lima tahun terakhir. Sedangkan pada 2017 mencapai USD 167,59 juta. Nilai ini mengalami penurunan menjadi USD 180,16 juta atau turun sebesar 6,98% dibanding tahun sebelumnya.

Seminar tersebut di hadiri Direktur Pengembangan Produk Ekspor, Ari Satria yang mewakili Dirjen PEN, serta Presiden Direktur JETRO Jakarta Daiki Kasugahara.

Sebagai pembicara, Chief Executive Officer (CEO) L’epice Takata Kohei yang merupakan perusahaan konsultan desain di Jepang memaparkan potensi produk furnitur Indonesia di Jepang, serta hal-hal yang harus diperhatikan agar produk Indonesia dapat diterima di pasar Jepang, termasuk standar dan berbagai ketentuan ekspor ke pasar Jepang.

(Ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here