Ba’ Usung Pengantin Adat Budaya Kalimantan Selatan

0
9

 

Paperjakarta.com – Propinsi Kalimantan Selatan terdiri dari 9 Kabupaten dan 1 kotamadya. Pentas seni budaya  di laksanakan di Anjungan Kalimantan SelatanTMII, dengan maksud memperkenalkan budaya kedaerahannya terutama di bidang kepariwisataan. Anjungan Kalimantan Selatan  Bangunan induknya berupa rumah adat banjar, yang disebut ‘Rumah Bubungan Tinggi’ atau ‘Rumah Lambung Mangkurat’, yang konon sudah ada sejak abad ke-16, ketika pemerintahan Sultan Suriyansah. Rumah adat Banjar didirikan di atas tiang, lantainya dibuat berjenjang meninggi sampai ke bubungan, untuk kemudian turun kembali.Bagian depan disebut sebagai Palatar, yang dipergunakan untuk tempat berangin-angin. Setelah itu terdapt ruang dalam, yang terdiri dari penampik kecil, 1 dan 2 penampik tengan dan penampik besar.Sedang dibawah bubungan terdapat ruangan pokok, yaitu ruangan palindangan atau ambin dalam.Setelah itu, di bagian yang menurun kembali, terdapat ruang penampik bawah, penampik dalam dan dedapuran.Ruang palindangan merupakan ruang terpenting dimana berbagai upacara adat dilaksanakan. Pada saat demikian, pengaturan ruang-ruang di dekatnya dengan mudah dapat dilaksanakan, dengan sekedar menggunakan tawing halat, dinding penyekat yang dapat dibongkar-pasang.

R.Hilda  Sub Bidang Promosi Anjungan  Perwakilan Provinsi Kalsel  saat acara pentas budaya di Anjungan Kalimantan Selatan TMII Jakarta , Sabtu (09/12/2017) ,mengatakan penduduk Kalimantan Selatan umumnya beragama Islam.Hal ini kemudian berpengaruh pada perwujudan aspek-aspek budayanya. Ukiran dan hiasan Kalimantan Selatan umumnya banyak yang berpolakan huruf Arab, sedang motif yang menggambarkan manusia hamper tidak ada. Ukiran Banjar umumnya bermotif bunga, misalnya melati, mawar, teratai, kacapiring, dan lain-lain. Secara samar justru terlihat pengaruh Cina di dalamnya. Motif lainnya adalah ornamen geometris, misalnya tatah gigi haruan dan tatah pucuk rebung. Berbagai motif tadi, kini dapat disaksikan di anjungan Kalimantan Selatan dan sebagian nampak jelas dari luar.Dii anjungan Kalimantan Selatan masih terdapat dua bangunan lagi.Bangunan pertama, yang terletak di sebelah timur rumah adat Banjar, adalah sebuah panggung pertunjukan.Di tempat inilah berbagai pertunjukan kesenian dipentaskan. Anjungan ini setiap bulan menggelar event kesenian dari daerah asalnya. Sesekali anjungan Kalimantan Selatan pun menggarap dan menyajikan acara khususnya, umumnya berupa peragaan sebuah upacara adat.
Tujuan event event untuk memperkenalkankan dan melestarikan budaya Kalimantan Selatan “, katanya.
Hari ini kita tampilkan adat budaya  prosesi perkawinan adat Banjar Kalimantan Selatan ” Ba usung Pangantin”, yang artinya gendong pengantin.
Dimana sepasang pengantin sebelum bersanding di plaminan saat mempelai pria datang kerumah mempelai wanita, dilakukanlah bausung. Kedua mempelai di angkat /di gendong keatas
oleh dua orang penari di saksikan oleh para tamu dan undangan yang hadir”, paparnya.

Pihak Anjungan Kalimantan Selatan  akan menpasilitasi kegiatan seni budaya  untuk ajang promosi budaya Kalimantan Selatan.”, pungkasnya.

(Ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here