IKAMA Memperingati Hari Pahlawan 10 November Ke 72

0
26

Paperjakarta.com – Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) memperingati hari Pahlawan 10 November Ke72 di Sasana Kriya Mandira Balroom, Taman Mini Jakarta Timur , Selasa malam (21/11/2017).
Acara memperingati hari Pahlawan juga di rangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Asosiasi Pengusaha Limbah dan Logam Tua Indonesia ( APELLTI) .
Ketua panitia pelaksana H.Achmad Marjuki dalam sambutanya mengatakan ” memperingati hari Pahlawan ini baru kami laksanakan karena kesibukan kami, tetapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali ,” kata H. Achmad.
Malam ini kami juga akan melantik pengurus APELLTI semoga kedepannya APELLTI ini bisa merangkul para pengusaha – pengusaha, karena APELLTI ini resmi dan didukung oleh pemerintah”,lanjut Achmad.

Hadiri dalam acara tersebut H. Tri Sutrisno Wapres RI Ke6 , Prof. DR. H.M.Mahfud MD, dan Mewakili Kementerian Lingkungan Hidup, Para Pejuang Veteran serta Warga Madura yang berdomisili di Jabodetabek.

Sementara H.M Mahfud MD menyampaikan orasi kebangsaan bahwa pahlawan itu orang yang berjasa dalam negara, mempertaruhkan negara ini dari penjajah dan telah mewariskan Indonesia.Itulah di sebut pahlawan yang telah berjasa”, ujar Mahfud MD.
Marilah kita menjaga negara ini karena pahlawan telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Negara ini ada berkat perjuangan pahlawan kita .
“Kalau kita mencintai Indoneaia mari kita lawan perbuatan korupsi lawan ketidak adilan karena itu yang merusak negara kita ini”,harap Mahfud MD.

Hancurnya negara ini karena yang salah dilindungi tidak dihukum.
Mari kita tegakkan keadilan siapapun yang jadi pemimpin.”, jelaa Mahfud MD.

Menurut Mahfud orang yang sering ketakutan itu orang yang tidak benar tidak menikmati merasa tenang selalu dihantui dengan kesalahannya. Negara jangan kalah dengan preman “, pungkas Mahfud MD.

Di tempat yang sama H.M.Rawi Ketua Umum IKAMA mengatakan DPP APELLTI siap bekerjasama dengan generasi untuk membangun bangsa dan negara.
“Sehingga kita bisa menciptakan lapangan kerja dan dapat mengurangi angka pengangguran. Kita bisa himpun melalui APELLTI ini,” ujar H.Rawi.
Orang Madura tidak mementingkan kesukuan tetapi merangkul semua suku,bersatu untuk membangun negeri ini”, kata H.M.Rawi.
Diakhir acara dihibur dengan lagu dan tarian adat Madura.

(Ddn-Ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here