Hari santri Nasional Di Gelar Bersama Yayasan Budha Indonesia

0
22

Yayasan Budha Indonesia akan menggelar acara Hari Santri Nasional di Gedung Yayasan Budha Tzu Chi Jakarta Barat. Keberagaman agama di Indonesia merupakan realitas yang niscaya. Di samping untuk memperkaya pemahaman, keragaman agama di Indonesia bisa menjadi peluang untuk menggapai etos persaudaraan lintas iman, yang dapat menjadi contoh tentang keteladanan Bhinneka Tunggal Ika, napas yang senantiasa menghidupkan semangat Pancasila.
Oleh karena itu, persaudaraan lintas iman perlu dirawat, dijaga, dan dipertahankan secara terus-menerus.
Mengambil momentum peringatan Hari Santri Nasional, Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, yang didukung oleh Kementerian Agama RI, akan menggelar Festival Seni Religi Lintas Iman.
Humas Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia saat preskonferenence di Kantor Yayasan Budha Jakarta, Kamis, (26/10) mengatakan, acara ini akan digelar pada Minggu 29 Oktober 2017, pukul 14..00 WIB, di International Hall Lt 3 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Jl. Pantai Indah Kapuk (PIK) Boulevard, Jakarta Utara.
” Yudi Latief Kepala Unit Kerja Presiden (UKP- PIP) saat jumpa pers mengatakan peringatan hari Santri Nasional itu adalah bagaimana Spirit kemerdekaan kejayaan beragama . Santri berasal dari bahasa sangsekerta yang artinya terdidik saling memberi dan menyerap, hari santri harus di maknai dengan sprit mengendalikan hawa nafsu, spirit keagamaan membantu merawat keagamaan bangsa dan membantu ke majemukan. Itu yang membust kita kaya kekuatan saling harus saling mengenal , bisa mencabut derita serta semangat gotong royong” kata Yudi Latief.
Yudi Latief melanjutkan , Semangat satu Ketuhanan Yang Maha Ess , dalam Unit Kerja Presiden kita ingin kerjasama kolobrasi dengan beberapa lembaga masyarakat . Kerjasama dengan Yayasan Budha Tzi Chi ini yang pertama kita satukan perasaan menghirup kehidupan yang baru..Spirit Seribu langkah pertama.” Jelas Yudi.

“Peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi momentum integrasi nasionalisme dan agama. Selain itu juga dapat dipandang sebagai nasionalisasi makna jihad, sebagai upaya mempertahankan negara, juga mempertahankan keadilan,” kata budayawan Zastrouw Al-Ngatawi, Staf Ahli UKP-PIP, .
Acara ini akan diramaikan oleh sejumlah komunitas lintas agama dan komunitast. Masing-masing perwakilan komunitas akan menampilkan pertunjukan seni dari berbagai disiplin kesenian seperti musik, tari, puisi dan sebagainya.
Sejumlah tokoh agama akan menyampaikan testimoni tentang pentingnya persaudaraan lintas iman untuk menjaga keutuhan bangsa.
Acara ini akan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah, Menteri, dan tokoh-tokoh agama.
“Hari Santri dapat menjadi sarana untuk mewujudkan cinta kasih universal bagi bangsa dan negara,” kata Sugianto Kusuma, Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Mari hadiri perhelatan Hari Santri Nasional 29 Oktober 2017 di Yayasan Budha Tzu Chi Pantai Indah Kapuk Boulevard Jakarta Barat.

(Ddn/Ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here