Para Korban KSP Pandawa akan Melapor Ke Polisi

0
3

Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group yang melakukan investasi bodong kembali mencuat,sejumlah korban yang akan membuktikan keterlibatan konsultan keuangan Pandawa berinisial YP

Para korban KSP Pandawa ini ingin menuntut YP agar dapat segera diusut keterlibatannya oleh pihak yang berwajib
bersama bos KSP Pandawa Mandiri Grup Salman Nuryanto dan 26 orang leader lainnya, yang saat ini sedang menjalani proses peradilan. Dari kesaksian dan bukti-bukti yang dimiliki Para korban, YP sudah seharusnya dijerat pasal berlapis yang sama oleh Nuryanto cs, yaitu tentang penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Derri Heri Prakoso salah satu korban KSP Pandawa mengatakan YP adalah salah satu
“penerima uang,YP seharusnya di jerat pasalberlapias sam dengan Salman Nuryanto Dkk yaitu tentang penipuan , penggelapan , dan tindak pidana pencucian uang (TPPU)”, kata korban Derri saat di temui awak media di Gedung Surveyor Jl. Gatot Subroto Jakarta Selatan , Senin (9/10).

Derri melanjutkan bahkan “saat OJK telah melarang KSP Pandawa untuk menghimpun dana dari masyarakat, anehnya YP belum tersentuh hukum sama sekali. Hal ini ditenggarai karena YP memiliki backing yang kuat”, kata Derri.

“YP ada backingannya yang membuat dia masih bebas dari hukuman,” ujar Derri dan ari salah satu admin di kantor YP saat ditemui oleh sejumlah media di Graha Surveyor Jakarta pada Senin, 9 Oktober 2017.
Ditempat yang sama salah satu korban yang namanya tak mau di sebut mengatakan dari downline YP dengan program pembelian mobil yg dijalank YP dimana bunganya dibayarkan sesuai investasi yg sy masukan untuk pembayaran angsuran. Dalam 3 bulan sdh tertunggak,komitmen YP akan mengembalikan dana sy secara pribadi karna sy dulunya ex karyawannya di paramedia yg akan dibentuk oleh YP. Dan YP sebagai pimpinannya. Intinya YP selalu memberikan janji untuk mengembalikan dana saya tapi sampai saat ini hanya janji manis saja” katanya.

Rencana para korban YP akan memberikan laporan ke kepolisian, untuk di tindak lanjuti.
Alasan korban mengapa baru akan melakukan tindakan hukum pada waktu dekat ini terhadap YP adalah karena pernah adanya ancaman dari YP yang tidak akan mengembalikan uang para korban jika melapor ke polisi bahkan akan dituntut balik.

Para korban KSP Pandawa ini dalam waktu dekat dengan didampingi oleh kuasa hukumnya akan memperkarakan YP baik secara pidana maupun perdata. Para korban yakin yakin pihak kepolisian akan menindak lanjuti dan memberikan keadilan yang sebenar -benarnya kepada korban.

(ria)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here